Tentu saja Anda sudah familiar dengan sebuah sandwich. Menyampaikan kritik atau pendapat kepada seseorang sebaiknya dilandasi oleh “tiga pilar” layaknya sandwich.

Pembuka yang diibaratkan roti bawah bawah, kritik yang diibaratkan isi dari sandwich, danpenutup yang diibaratkan roti bagian atas.

Teknik ini disebut Sandwich Feedback Method (SFM). SFM bertujuan agar seseorang yang menerima kritik tidak merasa tersakiti, tetapi malah senang atas pendapat Anda. Contoh sederhananya, ketika ingin mengomentari tugas rekan kerja.

Pertama : Anda dapat memulainya dengan komentar positif, “Wah, hasil proposal-mu rapi, on time lagi. Pas nggak paham langsung tanya, keren…”

Kedua : Lanjutkan dengan kritik yang membangun, “Tetapi, sepertinya kalau kamu menggunakan cara seperti ini, akan lebih praktis deh”

Ketiga : Akhiri dengan komentar positif, “Dipertahankan ya inisiatif, disiplin dan kerapiannya. Karena itu bakal berguna di dunia kerja dan dikehidupan.

Sumber:akeyodia