Ketika cedera engkel terjadi saraf di bagian kaki terkilir menjadi lebih sensitif dibanding kondisi normal. Terlebih, bila area yang mengalami ankle sprain tersentuh, tergeser, atau digunakan secara paksa untuk bergerak.Meski demikian, cedera engkel atau ankle sprain terjadi dengan cara yang beragam, mulai dari mengalami keseleo kaki, jaringan penghubung tulang dan otot (tendon) mengalami peradangan (tendinitis), tendon yang terlepas, hingga patah tulang. Semua macam ankle sprain tersebut bisa membuat pergelangan kaki pun berubah menjadi kemerahan serta hangat bila diraba. Bahkan, tak jarang, mati rasa pun terjadi. Kondisi ini muncul akibat meningkatnya volume darah yang dipompa ke area dengan ankle sprain.

Anda memilih cara mengatasi engkel kaki yang cedera dengan melakukan metode bernama RICE rest ice compression. Singkatnya, metode ini bisa disebut RICE.

Berikut ini efek dari setiap langkahnya, untuk meredakan jenis cedera engkel yang Anda alami:

1. Rest (beristirahat)

Pada tahapan cara mengatasi engkel kaki cedera ini, istirahatkan kaki dan berhati-hati, jangan melakukan aktivitas ringan maupun berat. Langkah ini penting dilakukan agar peradangan tidak bertambah parah.

2. Ice (mengompres dengan es)

Es batu mampu mengurangi pembengkakan pada cedera engkel

Salah satu bentuk pertolongan pertama sebagai cara mengatasi engkel kaki cedera adalah mengompresnya dengan es.

3. Compression (memberi tekanan)

Cara mengatasi engkel kaki cedera selanjutnya adalah memberi kompresi atau tekanan. Ini dilakukan untuk mencegah pergelangan kaki bergerak-gerak.Saat kaki tidak bergerak banyak, hal ini mampu mengurangi pembengkakan dengan cepat. 

4. Elevation (mengangkat kaki)

Tahap terakhir pada cara mengatasi engkel kaki cedera adalah dengan mengangkat kaki secara berhati-hati. Pastikan posisi kaki yang mengalami ankle sprain lebih tinggi dari jantung.Langkah ini bisa meringankan ankle sprain yang terjadi. Dengan demikian, aliran darah pada bagian yang terkilir, bisa kembali lancar.